Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

WAJIB TAHU!! Inilah 20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI

20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI


Berhubungan suami istri harus dilakukan penuh adab dan ada waktu-waktu yang dibolehkan dan ada waktu – waktu yang dilarang untuk melakukan hubungan suami istri. Hal ini disebabkan karena dalam Islam hubungan suami istri adalah ibadah dan bernilai pahala.


Adapun waktu waktu yang dilarang untuk berjima’ yaitu:

1. “Wahai Ali..! janganlah engkau berjima’ dengan isterimu pada awal (hari pertama) bulan, pada pertengahannya (sehari) dan pada akhir (dua hari) di hujung bulan. Maka sesungguhnya penyakit gila, gila babi dan sopak mudah mengenainya dan anaknya.”

2. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu selepas zuhor, sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak kerana jima’ pada waktu itu, maka ia akan bermata juling dan syaitan sangat suka kepada manusia yang bermata juling.”

3. “Wahai Ali..! janganlah bercakap-cakap semasa jima’, sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak dengan jima’ yang demikian, maka anak itu tidak selamat daripada bisu.”

4. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan perempuanmu dengan syahwat terhadap perempuan lain, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kepadamu berdua anak, anak itu akan menjadi pondan yang bersifat benci dan hina.”

5. “Wahai Ali..! jika kamu berjunub di tempat tidur, janganlah membaca Al-Quran, maka sesungguhnya aku bimbang akan turun kepada kamu berdua api (bala) dari langit yang membakar kamu berdua.”

6. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu kecuali ada padamu satu tuala dan pada isterimu satu tuala.”

7. “Wahai Ali..! janganlah kamu berdua menyapu dengan menggunakan satu tuala, nanti akan jatuh syahwat keatas syahwat (salah seorang akan kuat syahwatnya daripada yang lagi satu), maka sesungguhnya yang demikian itu akan mengakibatkan permusuhan kemudian membawa kamu berdua kepada berpecah dan talak.”

8. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu pada malam ‘Aidil Fitri (Raya Puasa), maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak anak itu seorang yang cacat dan tidak mendapat anak baginya kecuali sudah tua.”


9. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada malam ‘Aidil Adha, maka sesungguhnya jika kamu berdua berjima’ pada malam tersebut, apabila Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak aku bimbang ia akan menjadi seorang yang berjari enam atau empat.”

10. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di bawah cahaya matahari (secara langsung – direct) dan terkena warna (cahayanya), kecuali kamu mengenakan tutupan (bumbung), jika tidak maka sesungguhnya kalau Allah mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi seorang sentiasa hidup dalam meminta-minta dan faqir sehingga mati.”

11. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di bawah pohon kayu yang berbuah, maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi seorang tukang gojo, tukang sebat atau seorang ketua yang bengis,”

12. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu sewaktu antara azan dan iqomah, jika berjima’ pada waktu demikian, sesungguhnya jika Allah mengurniakan anak pada kamu berdua, nanti ia menjadi seorang yang menumpahkan darah.”

13. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu semasa ia hamil kecuali kamu berdua berwudhu’, jika tidak maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak, nanti ia akan menjadi seorang yang buta hati dan bakhil tangan.”

14. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada pertengahan (Nisfu) Sya’ban, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak,nanti anak itu akan mempunyai tanda yang jelek pada muka dan rambutnya.”

15. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada akhir bulan (yakni tinggal dua hari) maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak nanti anak tersebut menjadi seorang yang sentiasa perlu meminta-minta. “

16. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu dengan syahwat terhadap saudara perempuannya ! (ipar kamu) kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi penolong dan pembantu kepada orang yang zalim dan pada tangannya membuat kebinasaan kepada manusia.”

17. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di atas loteng maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan anak kepada kamu berdua nanti anak itu menjadi seorang munafiq, pelampau yang melewati batas.”

18. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada malam kamu hendak keluar musafir kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, ia akan membelanjakan harta kepada yang tidak Haq,” dan Rasulullah s.a.w. membaca ayat Al-Quran : “Innal Mubazziriina kaanu – ikhwan Nas – Syayathin.”

19. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu bila kamu keluar bermusafir dalam tempoh tiga hari tiga malam, maka yang demikian itu sesungguhnya bila Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti ia menjadi seorang pembantu kepada setiap orang yang zalim.”

20. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada awal malam, maka sesungguhnya jika dikurniakan anak kepada kamu berdua, ia menjadi seorang tukang sihir, sunglap, dan menghendaki dunia daripada akhirat.”

Semoga bermanfaat...jangan lupa bagikan info ini ya....... ^_^

Sumber:
“WAHAI ALI PELIHARALAH WASIATKU INI SEBAGAIMANA AKU TELAH MEMELIHARANYA DARI JIBRIL A.S.”..1* (1*) Al-Ikhtisyaah, ms 132-135, As-Saduq, Al-Faqih ms 456, Al- Ilal ms 174.

20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI Berhubungan suami istri harus dilakukan penuh adab dan ada waktu-wakt...

PENTING!! Saat Berhubungan Suami Istri, Ingatlah 4 Pesan Rasulullah ini !! Nomor 3 Sering Di Abaikan

Saat Berhubungan Suami Istri, Ingatlah 4 Pesan Rasulullah ini !! Nomor 3 Sering Di Abaikan
Rasulullah saw bersabda :“ Dan pada alat kemalu4n kalian terdapat sedekah. Para sahabat bertanya : Ya Rasulullah, apakah jika diantara kami melakukan hubung4n s3ksual pun akan mendapatkan pahala? Jawab Rasul : Tidakkah kalian tahu, bahwa jika kalian menempatkan sesuatu pada tempat yang haram, kalian akan mendapatkan siksa? Maka demikian pula dengan menempatkan sesuatu pada tempat yang halal, tentu akan mendapatkan pahala “.

Dari hadits diatas, maka hubungan s3ksu4l bagi suami istri yang sah dan dilakukan menurut cara-cara yang benar dan mengikuti etika yang di tuntunkan Rasulullah akan mendatangkan pahala. Oleh karena itulah, seorang istri yang sholihah harus memahami etika Berhubung4an yang benar sebagaimana berikut :

1) Dimulai dengan menyebut asma Allah
Rasulullah saw bersabda :
“ Setiap pekerjaan mulia yang tidak di mulai dengan menyebut Asma Allah, maka pekerjaan itu terputus (berkahnya) “.
Oleh karena itu, seorang istri hendaknya tidak lupa menyebut Asma Allah setiap kali akan melakukan berhubung4n

2) Membaca doa
 Rasulullah saw bersabda :
“ Jika salah seorang diantara kalian berhubung4n dengan istrinya seraya mengucapkan doa : “ Allahumma jannibnasy syaithaana wa jannibisy syaithaana ma razaqtanaa ( Ya Allah, jauhkanlah hamba dari bisikan setan dan jauhkan pula gangguan setan dari apa yang hendak engkau anugerahkan kepada (kami), maka apabila dari hubungan ini lahir seorang anak, niscaya tidak akan mengganggunya.

3) Menutupi kedua tubuh
Rasulullah saw bersabda :
“ Janganlah kalian bertelanj4ng bul4t, karena kalian tidak akan terlepas dari makhluk yang tak pernah berpisah dari kalian, kecuali tatkala kalian sedang buang hajat dan tatkala berhubung4n dengan istri kalian. Maka malu lah kepada mereka (para malaikat Allah) dan homatilah kehadiran mereka “.

4) Memuji Allah saat ej4kulasi
Hal ini berdasarkan firman Allah swt dalam surat Ibrahim ayat : 7
“ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan Rasulullah kepada para istri sholihah ketika melayani suaminya di tempat tidur. Harapannya segala yang di lakukannya untuk semakin menambah pahala disisi Allah swt. Oleh karena itu, para istri sholihah harus benar-benar memperhatikan pesan-pesan Rasulullah saw ini. Dan semoga seluruh wanita muslimah mempunyai kedudukan yang mulia dihadapan Allah swt dengan mengabdikan dan melayani kebutuhan suaminya.

Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info ini kepada pasangan suami istri yang lain ya....

Sumber : reportaseterkini.net

Saat Berhubungan Suami Istri, Ingatlah 4 Pesan Rasulullah ini !! Nomor 3 Sering Di Abaikan Rasulullah saw bersabda :“ Dan pada alat kem...

⬆
Top