Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Nasib sial!!, Ikuti Petunjuk GPS, Toyota Yaris Nyemplung ke Danau

Mobil pengemudi wanita di Kanada yang salah mengikuti petunjuk GPS dan tercebur di teluk
KOMPAS.com - Pemandu jalan via GPS tak selalu menjamin pengemudi bakal sampai ke tempat tujuan. Misalnya seperti dalam kasus yang dialami oleh seorang perempuan 23 tahun asal Kanada ini.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Toronto Sun, Senin (16/5/2016), pada suatu malam, minggu lalu, sang wanita yang tak disebut namanya itu sedang mengemudi di daerah Tobermory, pinggir danau Georgian Bay.

Dia memakai GPS lantaran belum familiar dengan jalan-jalan di sana. Malang, karena cuaca ketika itu sedang hujan dan berkabut, si perempuan luput melihat belokan yang seharusnya dilalui.

Dia malah melaju lewat jalan yang salah, menuju arah danau. Sebelum sempat sadar, mobilnya sudah tercebur. Rupanya dia masuk ke dalam sebuah turunan untuk meluncurkan perahu.

“Tempat ini berada di luar jalan dan memang mendadak turun ke air. Dia pasti tidak sadar dan tiba-tiba nyemplung,” ujar seorang polisi setempat.

Beruntung, si pengemudi yang mobilnya tercebur bisa keluar dengan cepat dan berenang ke tepian. Dia tak cedera dan hanya kedinginan karena suhu air sekitar 4 derajat Celsius.

Adapun mobil Toyota Yaris warna merah miliknya tenggelam hingga ke atap dan baru diderek keluar esok paginya. 

Mungkin bukan salah sang pengemudi juga karena cuaca pada waktu kejadian memang menghalangi pandangan sehingga kondisi jalan sulit diamati.
Editor: Reza Wahyudi
Sumbertorontosun.com

Mobil pengemudi wanita di Kanada yang salah mengikuti petunjuk GPS dan tercebur di teluk KOMPAS.com -  Pemandu jalan via GPS tak selalu ...

Lebih Baik terlambat nikah daripada Salah Pilih pasangan, Setuju..??

tipsmemilih pesangan yang serius

 Mengapa Mereka Memilih Terlambat Menikah?


Sebuah survey dari Love and Relationship Coach menyatakan bahwa sejumlah orang yang belum menikah dan berusia 30 tahun keatas memilih untuk terlambat dalam menikah daripada menikah cepat namun gagal dan harus bercerai karena salah memilih pasangan hidup. Mereka memiliki alasan logis mengapa lebih baik terlambat karena jika mereka sudah terlanjur menikah namun baru tersadar bahwa mereka salah memilih pasangan, maka akan ada harga mahal yang harus dibayar untuk menebus kesalahan tersebut.

Menurut seorang konselor dari Love and Relationship Coach, banyak sekali wanita yang terlalu cepat mengambil keputusan untuk menikah hanya karena masalah tuntutan usia, tekanan di dalam keluarga dan masyarakat atau alasan kesehatan organ reproduksi di usia 30 tahun ke atas. Padahal memperjuangkan pilihan yang tepat dalam memilih pasangan pernikahan jauh lebih baik dibandingkan semua alasan sebelumnya.

Pikirkan Baik-Baik Pilihanmu


Lebih baik terlambat menikah asalkan kamu bisa mendapatkan pilihan jodoh yang tepat untuk sebuah pernikahan yang abadi sampai akhir nanti daripada menikah cepat dan terburu-buru namun berujung perceraian karena menyesal telah memilih pasangan yang tidak baik.

Jadi, buat kamu yang masih belum menikah tidak perlu berkecil hati. Pastikan kamu tidak salah dalam menentukan siapa yang pantas untuk menjadi pasangan hidupmu agar kamu bisa meraih kebahagiaan dalam pernikahan yang sesungguhnya di masa depan nanti.(kawaiibeautyjapan)

tipsmemilih pesangan yang serius  Mengapa Mereka Memilih Terlambat Menikah? Sebuah survey dari Love and Relationship Coach menyatakan...

WAJIB TAHU!! Inilah 20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI

20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI


Berhubungan suami istri harus dilakukan penuh adab dan ada waktu-waktu yang dibolehkan dan ada waktu – waktu yang dilarang untuk melakukan hubungan suami istri. Hal ini disebabkan karena dalam Islam hubungan suami istri adalah ibadah dan bernilai pahala.


Adapun waktu waktu yang dilarang untuk berjima’ yaitu:

1. “Wahai Ali..! janganlah engkau berjima’ dengan isterimu pada awal (hari pertama) bulan, pada pertengahannya (sehari) dan pada akhir (dua hari) di hujung bulan. Maka sesungguhnya penyakit gila, gila babi dan sopak mudah mengenainya dan anaknya.”

2. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu selepas zuhor, sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak kerana jima’ pada waktu itu, maka ia akan bermata juling dan syaitan sangat suka kepada manusia yang bermata juling.”

3. “Wahai Ali..! janganlah bercakap-cakap semasa jima’, sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak dengan jima’ yang demikian, maka anak itu tidak selamat daripada bisu.”

4. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan perempuanmu dengan syahwat terhadap perempuan lain, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kepadamu berdua anak, anak itu akan menjadi pondan yang bersifat benci dan hina.”

5. “Wahai Ali..! jika kamu berjunub di tempat tidur, janganlah membaca Al-Quran, maka sesungguhnya aku bimbang akan turun kepada kamu berdua api (bala) dari langit yang membakar kamu berdua.”

6. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu kecuali ada padamu satu tuala dan pada isterimu satu tuala.”

7. “Wahai Ali..! janganlah kamu berdua menyapu dengan menggunakan satu tuala, nanti akan jatuh syahwat keatas syahwat (salah seorang akan kuat syahwatnya daripada yang lagi satu), maka sesungguhnya yang demikian itu akan mengakibatkan permusuhan kemudian membawa kamu berdua kepada berpecah dan talak.”

8. “Wahai Ali..! janganlah berjima’ dengan isterimu pada malam ‘Aidil Fitri (Raya Puasa), maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak anak itu seorang yang cacat dan tidak mendapat anak baginya kecuali sudah tua.”


9. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada malam ‘Aidil Adha, maka sesungguhnya jika kamu berdua berjima’ pada malam tersebut, apabila Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak aku bimbang ia akan menjadi seorang yang berjari enam atau empat.”

10. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di bawah cahaya matahari (secara langsung – direct) dan terkena warna (cahayanya), kecuali kamu mengenakan tutupan (bumbung), jika tidak maka sesungguhnya kalau Allah mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi seorang sentiasa hidup dalam meminta-minta dan faqir sehingga mati.”

11. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di bawah pohon kayu yang berbuah, maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi seorang tukang gojo, tukang sebat atau seorang ketua yang bengis,”

12. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu sewaktu antara azan dan iqomah, jika berjima’ pada waktu demikian, sesungguhnya jika Allah mengurniakan anak pada kamu berdua, nanti ia menjadi seorang yang menumpahkan darah.”

13. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu semasa ia hamil kecuali kamu berdua berwudhu’, jika tidak maka sesungguhnya jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak, nanti ia akan menjadi seorang yang buta hati dan bakhil tangan.”

14. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada pertengahan (Nisfu) Sya’ban, maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kamu berdua anak,nanti anak itu akan mempunyai tanda yang jelek pada muka dan rambutnya.”

15. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada akhir bulan (yakni tinggal dua hari) maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak nanti anak tersebut menjadi seorang yang sentiasa perlu meminta-minta. “

16. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu dengan syahwat terhadap saudara perempuannya ! (ipar kamu) kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti anak itu akan menjadi penolong dan pembantu kepada orang yang zalim dan pada tangannya membuat kebinasaan kepada manusia.”

17. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu di atas loteng maka sesungguhnya yang demikian itu jika Allah s.w.t. mengurniakan anak kepada kamu berdua nanti anak itu menjadi seorang munafiq, pelampau yang melewati batas.”

18. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada malam kamu hendak keluar musafir kerana yang demikian itu sesungguhnya kalau Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, ia akan membelanjakan harta kepada yang tidak Haq,” dan Rasulullah s.a.w. membaca ayat Al-Quran : “Innal Mubazziriina kaanu – ikhwan Nas – Syayathin.”

19. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu bila kamu keluar bermusafir dalam tempoh tiga hari tiga malam, maka yang demikian itu sesungguhnya bila Allah s.w.t. mengurniakan kepada kamu berdua anak, nanti ia menjadi seorang pembantu kepada setiap orang yang zalim.”

20. “Wahai Ali..! janganlah kamu berjima’ dengan isterimu pada awal malam, maka sesungguhnya jika dikurniakan anak kepada kamu berdua, ia menjadi seorang tukang sihir, sunglap, dan menghendaki dunia daripada akhirat.”

Semoga bermanfaat...jangan lupa bagikan info ini ya....... ^_^

Sumber:
“WAHAI ALI PELIHARALAH WASIATKU INI SEBAGAIMANA AKU TELAH MEMELIHARANYA DARI JIBRIL A.S.”..1* (1*) Al-Ikhtisyaah, ms 132-135, As-Saduq, Al-Faqih ms 456, Al- Ilal ms 174.

20 WAKTU YANG DILARANG RASULULLAH BERHUBUNGAN BADAN DENGAN ISTERI Berhubungan suami istri harus dilakukan penuh adab dan ada waktu-wakt...

PENTING!! Saat Berhubungan Suami Istri, Ingatlah 4 Pesan Rasulullah ini !! Nomor 3 Sering Di Abaikan

Saat Berhubungan Suami Istri, Ingatlah 4 Pesan Rasulullah ini !! Nomor 3 Sering Di Abaikan
Rasulullah saw bersabda :“ Dan pada alat kemalu4n kalian terdapat sedekah. Para sahabat bertanya : Ya Rasulullah, apakah jika diantara kami melakukan hubung4n s3ksual pun akan mendapatkan pahala? Jawab Rasul : Tidakkah kalian tahu, bahwa jika kalian menempatkan sesuatu pada tempat yang haram, kalian akan mendapatkan siksa? Maka demikian pula dengan menempatkan sesuatu pada tempat yang halal, tentu akan mendapatkan pahala “.

Dari hadits diatas, maka hubungan s3ksu4l bagi suami istri yang sah dan dilakukan menurut cara-cara yang benar dan mengikuti etika yang di tuntunkan Rasulullah akan mendatangkan pahala. Oleh karena itulah, seorang istri yang sholihah harus memahami etika Berhubung4an yang benar sebagaimana berikut :

1) Dimulai dengan menyebut asma Allah
Rasulullah saw bersabda :
“ Setiap pekerjaan mulia yang tidak di mulai dengan menyebut Asma Allah, maka pekerjaan itu terputus (berkahnya) “.
Oleh karena itu, seorang istri hendaknya tidak lupa menyebut Asma Allah setiap kali akan melakukan berhubung4n

2) Membaca doa
 Rasulullah saw bersabda :
“ Jika salah seorang diantara kalian berhubung4n dengan istrinya seraya mengucapkan doa : “ Allahumma jannibnasy syaithaana wa jannibisy syaithaana ma razaqtanaa ( Ya Allah, jauhkanlah hamba dari bisikan setan dan jauhkan pula gangguan setan dari apa yang hendak engkau anugerahkan kepada (kami), maka apabila dari hubungan ini lahir seorang anak, niscaya tidak akan mengganggunya.

3) Menutupi kedua tubuh
Rasulullah saw bersabda :
“ Janganlah kalian bertelanj4ng bul4t, karena kalian tidak akan terlepas dari makhluk yang tak pernah berpisah dari kalian, kecuali tatkala kalian sedang buang hajat dan tatkala berhubung4n dengan istri kalian. Maka malu lah kepada mereka (para malaikat Allah) dan homatilah kehadiran mereka “.

4) Memuji Allah saat ej4kulasi
Hal ini berdasarkan firman Allah swt dalam surat Ibrahim ayat : 7
“ Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.

Itulah beberapa pesan yang disampaikan Rasulullah kepada para istri sholihah ketika melayani suaminya di tempat tidur. Harapannya segala yang di lakukannya untuk semakin menambah pahala disisi Allah swt. Oleh karena itu, para istri sholihah harus benar-benar memperhatikan pesan-pesan Rasulullah saw ini. Dan semoga seluruh wanita muslimah mempunyai kedudukan yang mulia dihadapan Allah swt dengan mengabdikan dan melayani kebutuhan suaminya.

Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info ini kepada pasangan suami istri yang lain ya....

Sumber : reportaseterkini.net

Saat Berhubungan Suami Istri, Ingatlah 4 Pesan Rasulullah ini !! Nomor 3 Sering Di Abaikan Rasulullah saw bersabda :“ Dan pada alat kem...

Boleh gak sih Seorang Suami Mencium Atau Menjilat ''Kemaluan" Istrinya?

Bolehkah Seorang Suami Mencium Atau Menjilat ''Kemaluan' Istrinya
Dalam benak setiap pasangan, mungkin seringkali ada pertanyaan dalam pengajian terbatas (halakah), bolehkah seorang suami mencumbui hal paling rahasia istrinya, yakni organ intim?

Terhadap pertanyaan itu jawabannya sebagai berikut. Diperbolehkan bagi masing-masing suami-istri untuk menikmati keindahan tubuh pasangannya. Allah berfirman,

"Para istri kalian adalah pakaian bagi kalian, dan kalian adalah pakaian bagi istri kalian." (Q.S. Al-Baqarah:187)
Allah juga berfirman,


"Para istri kalian adalah ladang bagi kalian. Karena itu, datangilah ladang kalian, dengan cara yang kalian sukai." (Q.S. Al-Baqarah:223)

Hanya saja, ada dua hal yang perlu diperhatikan:

Menjauhi cara yang dilarang dalam syariat, di antaranya: (1) Menggauli istri di duburnya; (2) Melakukan hubungan badan ketika sang istri sedang "datang bulan". Kedua perbuatan ini termasuk dosa besar.

Hendaknya dalam koridor menjaga adab-adab Islam dan tidak menyimpang dari fitrah yang lurus.

Tentang mencium atau menjilati kemaluan pasangan, tidak terdapat dalil tegas
yang melarangnya. Hanya saja, perbuatan ini bertentangan dengan fitrah yang lurus dan adab Islam. Betapa tidak, kemaluan, yang menjadi tempat keluarnya benda najis,

bagaimana mungkin akan ditempelkan di lidah, yang merupakan bagian anggota badan yang mulia, yang digunakan untuk berzikir dan membaca Alquran?

Oleh karena itu, selayaknya tindakan tersebut ditinggalkan, dalam rangka:

Menjaga kelurusan fitrah yang suci dan adab yang mulia.
Menjaga agar tidak ada cairan najis yang masuk ke tubuh kita, seperti: madzi.

Ini semua merupakan bagian dari usaha menjaga kebersihan dan kesucian jiwa. Allah berfirman,

"Sesungguhnya, Allah mencintai orang yang bertobat dan mencintai orang yang menjaga kebersihan." (Q.S. Al-Baqarah:222)

Maksud ayat adalah Allah mencintai orang menjaga diri dari segala sesuatu yang kotor dan mengganggu. Termasuk sesuatu yang kotor adalah benda najis, seperti: madzi. Sementara, kita sadar bahwa, dalam kondisi semacam ini, tidak mungkin jika madzi tidak keluar. Padahal, benda-benda semacam ini tidak selayaknya disentuhkan ke bibir atau ke lidah. Allahu alam. (Disarikan dari Fatawa Syabakah Islamiyah) 

Semoga bermanfaat dan menjawab keraguan terhadap boleh tidaknya mencium kemaluan istri.
Sumber: mozaik.inilah.com

Bolehkah Seorang Suami Mencium Atau Menjilat ''Kemaluan' Istrinya Dalam benak setiap pasangan, mungkin seringkali ada pert...

Wahai Para Istri-istri.... Ajaklah Suamimu Berhubungan Seminggu 3 Kali, Jika Kau Ingin Karir Suamimu Sukses

dukungan istri merupakan kesuksesan untuk suami 

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa berhubungan seks tiga kali seminggu bisa membantu orang mengamankan karir di tempat kerja. Anda tentu terkejut saat membacanya, bukan? Anda pasti sedang bertanya-tanya apa hubungan antara seks dan pekerjaan?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Anglia Ruskin University menemukan bahwa orang yang berhubungan seks 2-3 kali seminggu digaji 4,5 kali lebih tinggi daripada mereka yang kurang aktif secara seksual.

Studi yang dilakukan di Inggris ini menggunakan data dari 7.500 pekerja asal Yunani. Pemimpin studi, Dr Nick Drydakis, mengatakan kepada Metro.co.uk (20/4): Teori Hirarki Kebutuhan Maslow mengklaim bahwa individu yang lebih bahagia dan puas pada hidupnya, menjadi lebih produktif dan sukses dalam pekerjaan, yang diterjemahkan dengan upah yang lebih tinggi."

Studi ini menyimpulkan seseorang perlu untuk dicintai dan mencintai, baik secara seksual atau non-seksual oleh orang lain. Dr Nick menambahkan bahwa bila tidak adanya unsur-unsur itu, seseorang mungkin jadi lebih rentan terhadap kesepian, kecemasan sosial dan depresi - semua faktor yang dapat mempengaruhi karir seseorang.

Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan info ini kepada rekan yang lain ya....

sumber: Berita Viral & Media nasional

dukungan istri merupakan kesuksesan untuk suami  Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa berhubungan seks tiga kali seminggu bisa memba...


Top